Sebaran Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Penjelasan Gas Sulfur Dioksida

Citra satelit sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (dok BMKG)
Citra satelit sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (dok BMKG)
0 Komentar

Penjelasan dari akun X @infobmkg menjelaskan adanya proses kimia yang terjadi ketika emisi SO2 dari Gunung Anak Krakatau berada di atmosfer selama berjam-jam dan terbawa angin hingga ratusan kilometer.

SO2 yang baru keluar dari kawasan gunung api merupakan gas, tetapi setelah berada di atmosfer, gas tersebut dapat mengalami reaksi dengan oksigen dan uap air serta proses atmosfer lainnya sehingga sebagian berubah menjadi partikel halus berupa aerosol sulfat.

Badan Geologi memberikan panduan praktis mengenai apa yang perlu dilakukan apabila masyarakat mencium bau gas sulfur, antara lain:

  • Masker: Gunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan.
  • Berlindung di dalam: Hindari paparan gas dengan tetap berada di dalam rumah/bangunan.
  • Jangan minum air hujan: Gas sulfur bereaksi dengan uap air, air hujan berpotensi bersifat asam.
0 Komentar