Rusia Tutup Konsulat Jerman di St Petersburg Buntut Insiden Serangan Drone di Bandara Leipzig

Pemandangan Konsulat Jenderal Jerman di St. Petersburg pada 2 September 2026. (Olga Maltseva/ AFP via Getty Im
Pemandangan Konsulat Jenderal Jerman di St. Petersburg pada 2 September 2026. (Olga Maltseva/ AFP via Getty Images)
0 Komentar

Insiden itu kemudian menandai kerenggangan hubungan Rusia dan Jerman dalam taraf yang lebih luas. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahkan membuat pernyataan pada Minggu (6/9) bahwa tuduhan Jerman sama saja dengan “deklarasi perang secara efektif”.

Insiden yang terjadi di Bandara Leipzig sebelumnya terjadi di tengah kekhawatiran akan isu keamanan yang sedang berlangsung di Eropa. Hal ini imbas banyaknya negara Uni Eropa yang menuduh Rusia tengah mengorkestrasi kampanye sabotase, serangan siber, dan spionase guna melemahkan dukungan Eropa untuk Ukraina.

Bandara Leipzig sendiri selama ini dikenal sebagai pangkalan yang penting bagi jalur distribusi dari dan ke Ukraina. Bandara itu telah digunakan sebagai pusat logistik penting untuk pengiriman ke Ukraina yang makin krusial selama perang.

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Di sisi lain, Rusia telah membantah tuduhan-tuduhan negara Eropa tersebut. Moskow menyebut tuduhan itu merupakan bagian dari kampanye anti-Rusia.

0 Komentar