Insiden itu kemudian menandai kerenggangan hubungan Rusia dan Jerman dalam taraf yang lebih luas. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahkan membuat pernyataan pada Minggu (6/9) bahwa tuduhan Jerman sama saja dengan “deklarasi perang secara efektif”.
Insiden yang terjadi di Bandara Leipzig sebelumnya terjadi di tengah kekhawatiran akan isu keamanan yang sedang berlangsung di Eropa. Hal ini imbas banyaknya negara Uni Eropa yang menuduh Rusia tengah mengorkestrasi kampanye sabotase, serangan siber, dan spionase guna melemahkan dukungan Eropa untuk Ukraina.
Bandara Leipzig sendiri selama ini dikenal sebagai pangkalan yang penting bagi jalur distribusi dari dan ke Ukraina. Bandara itu telah digunakan sebagai pusat logistik penting untuk pengiriman ke Ukraina yang makin krusial selama perang.
Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan
Di sisi lain, Rusia telah membantah tuduhan-tuduhan negara Eropa tersebut. Moskow menyebut tuduhan itu merupakan bagian dari kampanye anti-Rusia.
