Berikut rincian sumber pendanaan dan proyek pembangunan IKN:APBN Rp 48,8 Triliun
Batch 1 (2025)
- 12,1 km peningkatan jalan akses KIPP 1B & 1C
- Penataan kawasan Sepaku
- Penataan RTH
Batch 2 (2025-2027)
- Gedung DPR
- Gedung DPD
- Gedung MPR
- Gedung Sidang Paripurna
- Gedung MA
- Gedung MK dan KY
- Kantor Pendukung
- Jalan Kawasan Legislatif
- Jalan Kawasan Yudikatif
- Jalan Kawasan Pendukung KIPP 1A
- Embung KIPP 1B
- Embung KIPP 1C
- Kolam Retensi
- Jaringan Perpipaan Air Minum
Batch 3 (2026-2028)
Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
- Hunian personel lembaga legislatif, yudikatif, dan ASN
- Infrastruktur pendukung (jalan & MUT,sanitasi, air minum, penataan kawasan)
Kerja Sama Pemerintah & Badan Usaha (KPBU) Rp 134,22 TriliunPemrakarsa Hunian
- Intiland (109 rumah tapak, 41 tower rusun)
- Nindya (8 tower rusun)
- Guangxi – DMT (11 tower rusun)
- Samsung C&T (21 tower rusun)
- PJ-IC (20 tower rusun)
- IJM-CHEC (20 tower rusun)
- PT Hutama Karya (10 tower rusun)
Pemrakarsa Jalan & MUT
- PT Sumber Mitra Jaya (17,67 km)
- CSCEC (31,36 km)
- PT Adhi Karya (15,48 km)
- Nindya – Brantas (21,67 km)
- CHEC – IJM (26,9 km)
- Guangxi – DMT (21,04 km)
Investasi Swasta Rp 74,54 Triliun
- PT Dejem Nusantara Development
- PT Dian Jaya Indonesia
- PT Starbright International Investment
- PT Panca Karya Sentosa
- PT Fajar Maju Karya Gemilang
- PT Plataran Boga Rasa
- PT Haupstadt Indonesia Borneo
- PT Electronic City Indonesia
