Kapolda Pastikan Seluruh Jajaran di Pulau Flores Bentuk Posko Bantuan Evakuasi Korban Gempa NTT

88 personel Batalyon B Satbrimob Polda NTT diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan korban, menga
88 personel Batalyon B Satbrimob Polda NTT diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan korban, mengamankan lokasi, membantu masyarakat, serta membuka akses jalan yang terdampak gempa. (Polri)
0 Komentar

Sementara, Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah mempercepat pendataan korban gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT sekaligus segera merespons kebutuhan warga terdampak.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, Puan menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan. Ia mendoakan korban luka-luka dapat segera pulih.

“Pimpinan DPR menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa besar di NTT. Pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani dampak gempa dan merespons cepat kebutuhan warga terdampak,” kata dia.

Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Menurut Puan, pendataan yang cepat dapat memudahkan penanganan pascagempa sehingga kebutuhan korban dapat segera diberikan.

Bantuan logistik, ucap dia, harus segera disalurkan kepada warga terdampak secara merata, khususnya bagi mereka yang rumahnya rusak parah dan masyarakat yang tinggal di daerah sulit diakses.

“Apabila ada warga yang mengungsi, pastikan tempat pengungsian nyaman dan aman. Pengungsian harus ramah terhadap lansia, anak-anak, ibu hamil atau menyusui, warga difabel, dan yang memiliki penyakit bawaan,” imbuh Puan.

Gempa bumi tektonik berkekuatan tujuh magnitudo mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) pagi. Gempa terasa hingga Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa terjadi pada pukul 05:58 WITA dengan pusat gempa di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Meski peringatan dini tsunami telah dicabut, Puan meminta pemerintah untuk terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak. Masyarakat diimbau menjauhi laut untuk sementara waktu.

Dia juga meminta pemerintah memberikan bantuan kepada para wisatawan yang menjadi korban. Hal ini mengingat gempa juga dirasakan di kawasan Labuan Bajo, Manggarai Barat, yang merupakan destinasi wisata di NTT.

Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan

“Para wisatawan ini jauh dari rumahnya. Pemerintah harus memastikan mereka mendapat pertolongan, khususnya bagi wisatawan yang tempatnya menginap rusak,” ucapnya.

Mengenai potensi gempa susulan, pemerintah diminta untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta memperluas edukasi guna mencegah keresahan warga.

0 Komentar