PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian baru-baru ini melakukan pertemuan dengan pemimpin tertinggi negara tersebut, Mojtaba Khamenei. Pertemuan tersebut dilakukan pada akhir Juli lalu, atau menjelang dimulainya tahun ketiga masa jabatan Pezeshkian.
Pertemuan terbaru kedua tokoh pemimpin Iran itu, seperti dilansir Reuters, Senin (10/8/2026), dilaporkan oleh media pemerintah Iran pada Minggu (9/8) waktu setempat.
Menurut laporan media pemerintah Iran, pertemuan terbaru antara Pezeshkian dan Mojtaba pada akhir Juli membahas masalah militer dan ekonomi, termasuk konflik militer dengan Amerika Serikat (AS) dan kebutuhan penghidupan masyarakat.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
Dibahas juga dalam pertemuan itu soal pengamanan sumber daya, pengelolaan devisa, dan penggunaan energi, serta hubungan ekonomi dengan mitra-mitra asing Iran.
Dalam beberapa pekan terakhir, Pezeshkian memberikan keterangan yang berbeda-beda mengenai aksesnya untuk bertemu langsung dengan Mojtaba.
Sejak terpilih menggantikan mendiang ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada awal Maret lalu, Mojtaba sama sekali belum pernah muncul di hadapan publik. Dia lebih banyak berkomunikasi melalui pernyataan tertulis.
Pezeshkian mengatakan pada 21 Juli lalu bahwa interaksi dengan Mojtaba “semakin meningkat dari hari ke hari”. Namun pada awal Agustus, dia mengatakan bahwa komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Iran tersebut “sangat sulit pada saat ini”.
Pada Mei lalu, media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Pezeshkian telah melakukan pertemuan dengan Mojtaba selama beberapa jam. Pertemuan itu disebut sebagai pertemuan pertama antara keduanya yang dipublikasikan sejak Mojtaba menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Mojtaba dilaporkan mengalami luka parah akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel saat perang dimulai pada 28 Februari lalu. Namun, kondisi pastinya tidak pernah dijelaskan secara detail oleh Teheran. Serangan yang sama menewaskan ayahnya dan sejumlah anggota keluarga Khamenei.
Absennya Mojtaba dari hadapan publik, terutama di tengah perang melawan AS-Israel, telah memicu spekulasi mengenai hubungannya dengan para pejabat tinggi Iran lainnya.
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
Dia juga tidak hadir langsung saat prosesi pemakaman ayahnya digelar secara besar-besaran bulan lalu.
Iran Rilis Video Langka Mojtaba Khamenei Usai Rumor Kondisinya Kritis
