Tim Matador Kalahkan Argentina 1-0, Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Ferran Torres dari Spanyol merayakan gol pertama timnya melawan Argentina selama pertandingan final Piala Duni
Ferran Torres dari Spanyol merayakan gol pertama timnya melawan Argentina selama pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026, 19 Juli 2026, di East Rutherford, New Jersey. (David Ramos/Getty Images)
0 Komentar

TIMNAS Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Tim Matador mengalahkan 10 pemain Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB.

La Roja harus menunggu hingga babak tambahan waktu untuk memecahkan kebuntuan melalui gol pemain pengganti Ferran Torres pada menit ke-106. Ini menjadi gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah menjadi juara 16 tahun lalu di Afrika Selatan.

Argentina pulang dengan tangan hampa. Sang megabintang Lionel Messi gagal mendapatkan Sepatu Emas Adidas karena tak bisa menambah koleksi golnya. Dengan delapan gol, Messi kalah dari Kylian Mbappe yang mencetak 10 gol sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang. Pada menit kelima, Lamine Yamal melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Dani Olmo. Namun, bola lebih dahulu diblok Lisandro Martinez sebelum diamankan Emiliano Martinez.

Gelombang serangan Spanyol berlanjut melalui Rodri, tetapi belum membuahkan hasil.

Spanyol membuat Argentina tak berkutik. Memasuki menit ke-15, tim asuhan Luis de la Fuente mendikte pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Untuk mendekati kotak penalti Spanyol saja Argentina kesulitan.

Peluang Spanyol kembali hadir pada menit ke-39 ketika Mikel Oyarzabal melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Emiliano Martinez kembali tampil sigap mengamankan bola. Empat menit berselang, tendangan keras Marc Cucurella masih melebar dari sasaran. Hingga empat menit tambahan waktu babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol terus berlanjut. Pada menit ke-64, Dani Olmo melepaskan tendangan mendatar yang sempat memantul, tetapi kembali mampu dihalau Emiliano Martinez.

Tiga menit kemudian, umpan Lamine Yamal ke kotak penalti disambut sundulan Pedri yang masuk sebagai pemain pengganti. Namun, bola kembali berhasil diamankan Martinez.

Pada menit ke-75, De la Fuente melakukan dua pergantian pemain, termasuk memasukkan Mikel Merino yang sebelumnya dua kali menjadi pahlawan kemenangan Spanyol saat menghadapi Portugal dan Belgia.

Tekanan Spanyol semakin intens. Menit ke-78, tendangan keras Pau Cubarsi masih mampu dimentahkan Martinez. Semenit kemudian, sundulan Aymeric Laporte juga kembali digagalkan sang kiper. Menjelang akhir waktu normal, tepatnya menit ke-89, Rodri mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, tetapi bola melenceng dari sasaran.

0 Komentar