Dirjen Pas Klaim Minuman Beralkohol di Klaster Mewah Lapas Cibinong Milik Kasi Kamtib

Dirjen PAS Mashudi memerintahkan jajarannya menertibkan dan membongkar bangunan-bangunan yang tak sesuai perun
Dirjen PAS Mashudi memerintahkan jajarannya menertibkan dan membongkar bangunan-bangunan yang tak sesuai peruntukan di seluruh lembaga pemasyarakatan Indonesia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
0 Komentar

DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Mashudi, mengklaim bahwa sejumlah perabotan mewah dan minuman beralkohol yang ditemukan petugas Ombudsman di Lapas Kelas IIA Cibinong merupakan milik Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Cibinong, Adi Nugroho Nur Wichaksono.

Mashudi menjelaskan, temuan itu merupakan hasil pemeriksaan dan pengecekan oleh tim investigasi untuk menindaklanjuti soal bangunan yang disebut sebagai klaster mewah oleh Ombudsman di Lapas Cibinong.

“Berdasarkan pemeriksaan sementara, televisi, perabotan rumah tangga, sofa, springbed, kulkas berisi tiga botol whisky dan satu botol bir merupakan barang pribadi milik Kasi Kamtib,” kata Mashudi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2026).

Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG

Selain itu, Mashudi mengatakan, bingkai foto yang menunjukkan wajah Jimmy Masrin, salah satu terpidana kasus korupsi, di bangunan tersebut sebagaimana dalam video yang dibagikan Ombudsman merupakan hasil razia keamanan.

“Sementara, bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin merupakan barang yang sebelumnya diamankan dalam razia keamanan,” ujar Mashudi.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa bangunan yang disebut sebagai klaster mewah dalam temuan Ombudsman adalah rumah dinas dan mess pegawai dengan total 16 unit. Klaster itu terdiri atas tiga unit yang tercatat dalam Simak BMN dan 13 lainnya berada di bantaran Ciliwung.

Dia juga menyebut bahwa bangunan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang disebut Ombudsman sebagai penginapan kontainer merupakan kantor operasional kegiatan penggemukan sapi yang dibangun menggunakan APBN 2026.

Sementara itu, area yang disebut Ombudsman tengah dipersiapkan sebagai simulator golf merupakan area yang dipersiapkan untuk pembangunan loker. Kemudian, dia juga membantah adanya ‘jalur tikus’ di Lapas Cibinong.

Mashudi mengatakan, sejumlah kendaraan yang ditemukan oleh petugas Ombudsman terdapat di area SAE lantaran parkiran utama dalam keadaan penuh.

Diketahui, Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong, Rabu (23/9/2026). Petugas Ombudsman menemukan sebuah ‘Klaster Mewah’ di area belakang Lapas yang memiliki fasilitas lengkap dan diduga digunakan oleh warga binaan kelas atas.

0 Komentar