MANTAN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah membantah tudingan menerima uang lebih dari Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian dalam penanganan perkara korupsi PT ASABRI. Bantahan itu disampaikan Febrie saat diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (17/7/2026).
Kuasa hukum Febrie, Hotman Paris Hutapea, mengatakan dugaan penerimaan uang tersebut menjadi salah satu materi yang didalami penyidik. Dari total 18 pertanyaan yang diajukan, salah satunya berkaitan dengan tuduhan bahwa Tan Kian memberikan uang lebih dari Rp50 miliar kepada Febrie.
“Dari 18 pertanyaan itu, satu di antaranya mengenai apakah benar Tan Kian memberikan uang (Rp) 50 miliar lebih?” kata Hotman saat konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
Menurut Hotman, Febrie secara tegas membantah tuduhan tersebut. Kliennya, kata dia, menyatakan tidak pernah menerima uang apa pun dari pengusaha yang memiliki sejumlah properti kawasan di SCBD, Jakarta.
“Jawabannya tidak. Yang jelas menyangkut duit, tidak ada,” ujar Hotman.
Selain soal dugaan penerimaan uang, penyidik juga mendalami kepemilikan rumah pribadi Febrie di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Hotman mengatakan, kliennya telah menjelaskan bahwa rumah tersebut sudah tidak lagi berada dalam penguasaannya sejak 2022.
“ART-nya pun sudah bukan lagi Febrie yang bayar. Karena waktu itu sudah diberikan, dipakai oleh Don Ritto,” ujar Hotman.
Ia menambahkan, sejak rumah itu digunakan Don Ritto, yang bersangkutan memiliki hak untuk melakukan renovasi maupun perombakan. Karena itu, menurut Hotman, Febrie tidak lagi menguasai rumah tersebut secara fisik.
“Jadi setelah dipakai, dia juga berhak renovasi. Jadi total nggak ada lagi penguasaan secara fisik,” katanya.
Hotman juga menegaskan bahwa Restoran de’Clan dan Koin Money Changer sudah tidak lagi memiliki keterkaitan dengan Febrie. Karena itu, Hotman membantah seluruh dugaan yang menghubungkan kliennya dengan temuan penyidik di sejumlah lokasi tersebut.
“Jadi baik mengenai renovasi, kenapa ada tempat uang di resto, maupun di Sentul, dia (Febrie) tidak tahu-menahu. Jadi semuanya terbantahkan menyangkut semua itu, semuanya disangkal,” kata Hotman.
