ANGGOTA Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V RI, Bobby Rizaldi, memilih irit bicara usai diperiksa sebagai saksi selama 9 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bobby dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap audit BPK di Pemkab Muara Enim.
Bobby yang diperiksa sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 19.10 WIB, Kamis (16/7/2026) ini, juga enggan menjawab soal kedekatannya dengan salah satu tersangka yaitu Augus Dwi Anggara alias Angga.
“Semua sudah disampaikan kepada penyidik dan kami sangat mendukung proses ini,” kata Bobby kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis.
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
Setelah itu, Bobby tak menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh awak media, dia terus berjalan ke mobil yang membawanya pergi.
Dugaan Bobby dan Angga Terlibat Pengondisian Audit di Pemkab Muara Enim
Angga merupakan tersangka yang diduga menjadi jembatan pemberian suap dari Pemkab Muara Enim kepada pihak BPK. Namun, statusnya sebagai pihak swasta mencurigakan. Pasalnya, atas tindakan yang dilakukan Angga, hasil audit BPK di Pemkab Muara Enim berubah dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Angga diketahui sempat menjadi staf ahli Bobby saat menjabat di DPR. Namun, KPK belum menjelaskan secara pasti soal hubungan antara Bobby dan Angga dalam kasus ini.
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah Bobby. Tim menyita sejumlah barang bukti berupa Barang Bukti Elektronik (BBE) yang diduga menjadi petunjuk dugaan pengondisian audit BPK di Muara Enim.
Pemeriksaan Bobby, juga berkaitan dengan temuan penyidik tersebut. Pasalnya, penyidik tengah mendalami dugaan komunikasi antara Bobby dan pihak Muara Enim atas dugaan pengondisian hasil audit BPK.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Bobby didalami soal pengetahuannya atas pengondisian audit terkait pengadaan di Pemkab Muara Enim ini.
Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz
Selain itu, kata Budi, Bobby juga dimintai keterangan soal Angga yang memiliki kuasa di BPK untuk ikut campur dalam audit, padahal statusnya adalah pihak swasta.
“Dimintai keterangan di antaranya seputar audit yang dilakukan oleh BPK di Muara Enim,” kata Budi.
