Pidato mengenai ancaman komunisme tersebut menuai perhatian publik karena topiknya tak lazim dari yang pernah disampaikan oleh presiden-presiden sebelumnya. APNews mencatat presiden-presiden sebelumnya seperti Gerald Ford dan Ronald Reagen selalu berpidato di luar isu politik.
“Bahasa yang digunakan Trump mengingatkan pada “Ketakutan Merah” tahun 1950-an, ketika orang-orang yang dituduh komunis dianiaya dan dimasukkan ke dalam daftar hitam sehingga tidak bisa mendapatkan pekerjaan di seluruh Amerika, dari Washington hingga Hollywood,” dikutip dari keterangan APNews.
Di sisi lain, tak semua negara bagian merayakan peringatan kemerdekaan AS, selayaknya yang dilakukan Trump di Washington. Salah satunya adalah Philadephia yang membatalkan peringatan para penghormatan imbas cuaca gelombang panas yang melanda wilayah tersebut.
