“PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).
Ia mengatakan sebagai bagian dari Danantara, Pos Indonesia tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung.
“PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis Perusahaan terus berjalan sesuai rencana Perusahaan,” ujar Iwan.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Daud Joseph mengundurkan diri pada Kamis. Menurut Iwan, eks Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) itu mundur karena keinginan dan pertimbangan pribadi.
“PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan,” kata Iwan.
Iwan menyampaikan perseroan menghormati keputusan Daud Joseph tersebut, serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.
Iwan memastikan proses transisi kepemimpinan di Pos Indonesia akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku
Daud Josep ditunjuk sebagai Dirut PT Pos Indonesia sekitar pertengahan Maret 2026. Jadi, ia baru menjabat sekitar tiga bulan sebelum mengundurkan diri.
Kala itu, penunjukannya sesuai dengan Keputusan Para Pemegang Saham PT Pos Indonesia Nomor 168 Tahun 2026 / SK.065/DI-DAM/DO/2026 tanggal 11 Maret 2026.
Daud Joseph adalah seorang profesional di bidang transportasi dengan latar belakang pendidikan Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia, serta Magister Manajemen dari Thunderbird School of Global Management.
