SEKTOR pendidikan Kota Cirebon kembali melahirkan talenta kelas dunia. Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG), secara khusus memberikan atensi tinggi bagi Tamara Desilva, siswi kelas IV SD Terang Bangsa, yang tengah berjuang menembus skuad utama Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23.
Saat ini, bocah yang dikenal jenius di bidang numerasi tersebut sedang menjalani fase krusial berupa karantina seleksi nasional. Proses penggemblengan tersebut berlangsung selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, bertempat di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Jalan Raya Parung-Ciputat, Kota Depok, Jawa Barat.
“Kita di jajaran legislatif sangat bangga melihat ada anak didik dari Cirebon yang mampu menembus level seleksi nasional seketat ini. Tamara bukan hanya kebanggaan sekolahnya, tapi merupakan aset berharga milik seluruh masyarakat yang harus diselamatkan masa depannya,” ujar Harry Saputra Gani, Rabu (24/6/2026).
Modal Kuat Dua Medali Tingkat Global
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Optimisme legislator yang dikenal jeli ini terhadap peluang Tamara mengenakan seragam Merah Putih bukan tanpa dasar. Meski baru duduk di bangku kelas IV SD, rekam jejak Tamara di panggung kompetisi matematika internasional terbilang sangat mentereng.
Sebelum mengikuti karantina IMSO, ia tercatat sudah berhasil menyabet Medali Perak dalam ajang Singapore Math Challenge (SMC). Tak hanya itu, Tamara juga sukses membawa pulang Medali Perunggu dari kompetisi bergengsi International Kangaroo Mathematics Competition (IKMC).
“Dengan bekal pengalaman dan medali internasional yang sudah diraih sebelumnya, saya sangat optimis Tamara bisa memberikan hasil terbaik selama masa karantina. Terlebih, tahun ini Indonesia bertindak sebagai tuan rumah,” lanjutnya.
Iklim Edukasi dan Komitmen Regulasi Daerah
Lebih lanjut, Harry Saputra Gani menegaskan bahwa capaian luar biasa Tamara harus dijadikan momentum besar bagi pembenahan iklim pendidikan di Kota Udang. DPRD Kota Cirebon berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran dan fasilitas yang lebih ramah terhadap anak-anak berprestasi.
Bagi Harry, investasi terbaik sebuah daerah adalah pada kualitas pendidikan dan pembinaan generasi mudanya agar mampu bersaing di era global tanpa kehilangan identitasnya.
