KOOPS TNI Habema membantah keterlibatan personelnya dalam insiden ledakan yang mengakibatkan tiga warga sipil menjadi korban di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (19/6/2026).
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa saat kejadian tidak ada patroli maupun aktivitas operasi TNI yang berlangsung di Kampung Danggoa dan sekitarnya.
Selain itu, berdasarkan laporan dari satuan yang bertugas, tidak terdapat penggunaan granat maupun bahan peledak oleh personel TNI di wilayah tersebut pada waktu kejadian.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Berdasarkan data kegiatan satuan yang kami miliki, tidak ada patroli TNI yang berada di Kampung Danggoa saat kejadian berlangsung. Namun demikian, kami menghormati proses investigasi yang sedang berjalan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas dan objektif,” ujar Wirya dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Wirya mengatakan klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menghindari munculnya kesimpangsiuran informasi terkait insiden tersebut.
Menurut dia, hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih belum diketahui dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Karena itu, Koops TNI Habema meminta seluruh pihak memberikan ruang bagi proses investigasi agar dapat berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan.
Di sisi lain, Koops TNI Habema menyatakan siap mendukung upaya penanganan terhadap para korban serta membantu langkah-langkah kemanusiaan yang diperlukan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kami akan selalu mendukung upaya penanganan terhadap para korban dan siap membantu langkah-langkah kemanusiaan yang diperlukan bersama pemerintah daerah serta instansi terkait,” kata Wirya.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, yang mengakibatkan tiga warga sipil menjadi korban. Hingga kini, aparat dan pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
