PLN Buka Suara Soal Pasokan Batu Bara ke PLTU di Pulau Jawa

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jawa, yaitu PLTU Jawa 7. (Dok. PLN)
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jawa, yaitu PLTU Jawa 7. (Dok. PLN)
0 Komentar

PT PLN (Persero) buka suara soal pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa. Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat menjelaskan masalah pemadaman listrik bergilir di Jawa.

Pasokan batu bara berkalori menengah atau medium range coal mempengaruhi sistem kelistrikan Jawa sehingga terjadi pemadaman bergilir. Darmawan menyatakan PLN sudah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan pemulihan.

Menurut Darmawan, PLN juga mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batu bara yang telah mendapat penugasan dari pemerintah. Proses tersebut dilakukan dengan koordinasi bersama Ditjen Minerba agar pasokan batu bara berkalori menengah segera tersalurkan ke PLTU.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

“Saat ini proses penyaluran medium range coal mulai mengalir pada PLTU di se-antero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun milik mitra kami atau PLTU independent power producer,” kata Darmawan dalam unggahan video di Instagram @pln_id, Sabtu (20/6/2026).

Selain persoalan pasokan batu bara, PLN juga menghadapi kendala teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar milik perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP) yang menjadi mitra PLN.

“Dalam kondisi seperti ini kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” ujarnya.

Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Ia menegaskan PLN bekerja siang dan malam untuk memulihkan sistem kelistrikan.

“Sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Kami bekerja all out siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan,” tutur Darmawan.

0 Komentar