Salah satu yang paling terkenal adalah insiden “Tic Tac” pada 2004. Saat itu pilot Angkatan Laut AS yang bertugas dari kapal induk USS Nimitz melaporkan melihat objek berwarna putih berbentuk kapsul atau permen Tic Tac di lepas pantai California. Objek tersebut juga terdeteksi radar dan terekam kamera inframerah pesawat tempur. Pentagon kemudian mengonfirmasi keaslian rekaman tersebut, tetapi belum memberikan penjelasan definitif mengenai objek yang terlihat.
Kasus lain yang sering menjadi perhatian adalah rekaman “Gimbal” dan “GoFast” yang direkam pilot Angkatan Laut AS pada 2014 dan 2015 di pesisir timur Amerika Serikat. Video tersebut menunjukkan objek udara yang tidak dapat segera diidentifikasi oleh para pilot. Pentagon merilis rekaman itu secara resmi pada 2020 sebagai bagian dari upaya transparansi mengenai UAP.
Di luar lingkungan militer, insiden di Bandara O’Hare, Chicago, pada 2006 juga masih sering disebut dalam berbagai kajian UFO. Sejumlah pegawai dan pilot maskapai melaporkan melihat objek berbentuk cakram melayang di atas area bandara sebelum melesat naik dengan cepat. Hingga kini tidak ada kesimpulan resmi yang sepenuhnya menjelaskan laporan tersebut.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Meski demikian, badan-badan pemerintah AS menegaskan bahwa status “belum teridentifikasi” tidak berarti objek tersebut berasal dari luar angkasa. NASA pada 2023 menyatakan belum menemukan bukti yang menunjukkan bahwa UAP yang dilaporkan memiliki asal-usul extraterestrial. Namun sejumlah kasus tetap dikategorikan belum terpecahkan karena data yang tersedia tidak cukup untuk menghasilkan kesimpulan pasti.
Ketidakpastian inilah yang membuat berbagai kasus UAP terus menarik perhatian publik, sekaligus menjadi alasan mengapa Pentagon, NASA, dan lembaga intelijen AS masih mengumpulkan serta menelaah laporan-laporan baru hingga saat ini.
Bagaimana Reaksi Publik Dunia terhadap Pembukaan Arsip UFO?
Pembukaan arsip fenomena anomali tak dikenal (UAP) oleh pemerintah Amerika Serikat kembali memicu perhatian luas di berbagai negara. Setiap kali Pentagon merilis dokumen baru, topik UFO dan UAP umumnya langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial, forum daring, hingga komunitas peneliti independen.
Sebagian publik menyambut langkah tersebut sebagai bentuk transparansi pemerintah terhadap isu yang selama puluhan tahun identik dengan kerahasiaan. Banyak pengguna media sosial menganggap publikasi dokumen-dokumen historis sebagai kesempatan untuk menelaah sendiri informasi yang sebelumnya sulit diakses.
