Motif dan Modus Penipuan WO Marwah di Jaktim Terungkap, Korban Dijaring via Instagram

Pasutri pemilik WO yang ditangkap (Istimewa)
Pasutri pemilik WO yang ditangkap (Istimewa)
0 Komentar

MOTIF dan modus penipuan wedding organizer (WO) Marwah di Jakarta Timur (Jaktim) yang diduga dilakukan pasangan suami istri (pasutri) berinisial RM dan ER, diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur.

Pasutri tersebut ditahan sejak Sabtu (30/5/2026) dan diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah calon pengantin setelah menerima laporan dari korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan, para tersangka melakukan penipuan karena membutuhkan dana untuk diputar di bisnis penyelenggara pernikahan miliknya. Mereka harus “gali lubang tutup lubang” untuk menutupi kebutuhan pesta pernikahan dari berbagai klien.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

“Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung gali lubang tutup lubang,” kata Bayu di Mapolres Metro Jakarta Timur dikutip Antara, Senin (1/6/2026).

Uang yang telah diserahkan calon pengantin tidak semuanya dipakai sesuai peruntukannya sesuai kebutuhan untuk klien tersebut. Uang ini lantas diputar untuk menutupi biaya penyelenggaraan pesta pernikahan klien lain yang telah memesan jasa WO Marwah dari pasutri tersebut lebih dahulu.

“Motif, kalau dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya,” terang Bayu.

Alhasil dengan pengelolaan seperti ini, para tersangka sangat menggantungkan masuknya uang dari pembayaran klien baru. Sampai akhirnya, tersangka tidak mampu lagi menutupi kebutuhan dana penyelenggaraan acara yang semakin membengkak.

RM dan ER kewalahan dan akhirnya membuat sejumlah calon pengantin merasa dirugikan. Sebagian korban mengaku sudah melunasi atau membayar sebagian besar biaya pernikahan. Namun, layanan yang diberikan WO Marwah dari dari kesepakatan yang bahkan tidak terlaksana.

Modus Penipuan WO Marwah Jakarta Timur

RM dan ER melakukan aksi penipuannya dengan menawarkan promo paket pernikahan melalui WO miliknya. Promo ini disebarluaskan melalui media sosial seperti Instagram.

“Pada awalnya, para korban mendapatkan iklan jasa pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Selanjutnya, karena di situ ada iklan-iklan, para korban ini tertarik, berlanjut dengan komunikasi melalui WhatsApp (WA) ke adminnya langsung,” kata Bayu.

0 Komentar