Relawan Global Sumut Flotilla Termasuk WNI Dibebaskan usai Tekanan Internasional

Tangkapan Layar Pemantau Kapal GSF yang didatangi Tentara Israel. (YouTube/Global Sumud Flotilla)
Tangkapan Layar Pemantau Kapal GSF yang didatangi Tentara Israel. (YouTube/Global Sumud Flotilla)
0 Komentar

GLOBAL Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyatakan keamanan Israel membebaskan para relawan armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI).

Total seluruh relawan yang dibebaskan Israel adalah delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC). Mereka sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel.

Berdasarkan rilis dari GPCI yang diterima, para relawan saat ini sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki.

Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar

“Tim hukum terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dari Israel dengan aman tanpa penundaan tambahan,” demikian keterangan GPCI.

“Situasi masih dinamis dan proses pemulangan terus dipantau oleh tim hukum, jalur diplomatik, serta jaringan internasional pendukung flotilla,” lanjut pernyataan tersebut.

Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kordinator Media GPCI Harfin Naqsabandy, kepada CNN Indonesia, Kamis (21/5).

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa upaya pembebasan sembilan WNI relawan GSF yang ditahan Israel masih dilakukan.

0 Komentar