KNKT Bongkar Komunikasi Terakhir Sebelum Argo Bromo Tabrak KRL

Insiden tabrakan antara Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Beka
Insiden tabrakan antara Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20:52 WIB.
0 Komentar

“Baik ini menarik ini, 1,3 km sudah ngerem?” tanya Lasarus.

“Sudah,” jawab Soerjanto.

“Tapi disuruh ngerem dikit-dikit?” tanya Lasarus lagi.

“Iya,” timpal Soerjanto.

“Padahal kalau dia ngerem benar 900 m-1 km sudah bisa berhenti? Masih ada space 300 meter,” cecar Lasarus lagi.

“Iya,” jawab Soerjanto.

Lasarus terheran-heran dengan fakta yang ditemukan oleh KNKT terkait tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Lasarus menyoroti SOP yang dimiliki operator KAI.

“Harusnya, Pak, sudahlah, Pak, ini mungkin teman-teman sekalian, ini kan harus kita baca detail penjelasan beliau, kita simpulkan saja, Pak, Bapak bisa nggak jawab pertanyaan saya kesimpulan saya bahwa kejadian ini sistem jalan nggak, menurut kesimpulan yang Bapak dapat, sistem yang ada pengendali berfungsi nggak? Kesimpulan yang Bapak dapat,” tutur Lasarus.

“Coba kami…,” jawab Soerjanto.

“Nah, Bapak masih ragu,” cecar Lasarus.

Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar

“Nggak, saya nggak ingin pahami apa yang Bapak jelaskan begitu panjang, saya ingin Bapak simpulkan saja, sistem jalan nggak? Kalau sistemnya jalan, ‘Hei di situ kereta nabrak loh… lu rem pelan-pelan ya’, rem pelan-pelan ini rem pelan-pelan bagaimana, masa SOP-nya begitu,” lanjut Lasarus.

0 Komentar