Isi Surat Kadin China ke Prabowo: Regulasi Ketat hingga Dugaan Pemerasan Investor

Logo China Chamber of Commerce in Indonesia. (Facebook/印尼中国商会(China Chamber of Commerce in Indonesia))
Logo China Chamber of Commerce in Indonesia. (Facebook/印尼中国商会(China Chamber of Commerce in Indonesia))
0 Komentar

Mereka menyebut tetap optimistis terhadap potensi pembangunan Indonesia dan siap terus mendukung peningkatan industri serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, mereka juga menilai banyak kebijakan pemerintah Indonesia belakangan tidak memiliki stabilitas dan kesinambungan.

“Standar penegakan hukum di bidang perpajakan, lingkungan hidup, kehutanan, dan lainnya tidak transparan serta memberikan kewenangan diskresi yang berlebihan,” lanjut surat itu.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Investor China juga mengeluhkan saluran pengaduan yang dinilai tertutup. Mereka bahkan menyinggung adanya pihak ketiga yang memungut biaya mahal untuk membantu penyelesaian masalah perusahaan.

“Beberapa persoalan hanya dapat diselesaikan melalui perantara pihak ketiga yang mengenakan biaya sangat tinggi,” tulis mereka lagi.

Melalui surat tersebut, para investor meminta Prabowo memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dan memastikan Indonesia tetap memiliki iklim usaha yang stabil, adil, transparan, dan dapat diprediksi.

Mereka juga meminta pemerintah menstabilkan ekspektasi kebijakan, menstandarkan penegakan hukum, serta melindungi hak dan kepentingan perusahaan asing.

Selain itu, mereka berharap mekanisme komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat diperbaiki sehingga penyelesaian masalah tidak terhambat birokrasi.

“Kami yakin dengan perhatian dan fasilitasi Yang Mulia Presiden, kerja sama ekonomi dan perdagangan China-Indonesia akan terus berkembang secara stabil dan sehat,” tulis surat itu.

Di akhir surat, Kamar Dagang China di Indonesia menyatakan siap memberikan penjelasan langsung kepada Presiden apabila diperlukan.

0 Komentar