Tragis! Kapal Tenggelam di Malaysia, 14 WNI Hilang, 23 Selamat

23 WNI yang diselamatkan dari perairan Pulau Pangkor, Malaysia. Foto: Bernama
23 WNI yang diselamatkan dari perairan Pulau Pangkor, Malaysia. (Foto: Bernama)
0 Komentar

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur bergerak cepat menangani insiden tenggelamnya kapal yang membawa puluhan warga negara Indonesia (WNI) di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia. Berdasarkan data awal, kapal tersebut diduga mengangkut 37 orang WNI saat kecelakaan terjadi.

Hingga Selasa (12/5/2026), dilaporkan sebanyak 23 WNI berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 14 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Tim SAR Malaysia terus melakukan operasi pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan korban yang tersisa.

“KBRI telah melakukan komunikasi dengan Pihak Polis Maritim Malaysia, utamanya terkait penanganan WNI yang menjadi korban kecelakaan itu. Saat ini, KBRI terus memantau perkembangan terkait operasi Tim SAR,” tulis pernyataan resmi KBRI Kuala Lumpur yang diterima pada Selasa.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Direktur Maritim Negara Bagian Perak, Kepten Maritim Mohamad Shukri bin Khotob, menjelaskan bahwa laporan insiden diterima pada Senin (11/5) sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat. Informasi awal berasal dari nelayan lokal yang melihat para korban terapung di laut dan segera meminta bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) mengerahkan KM GAGAH dan BENTENG 1203 untuk memulai operasi penyelamatan pada pukul 06.00 pagi. Operasi ini turut dibantu oleh Pasukan Polis Marin (PPM), Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), serta komunitas nelayan setempat.

Kapal tersebut diduga membawa Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) asal Indonesia. Seluruh korban selamat saat ini telah dievakuasi ke Dermaga PPM Kampung Acheh, Perak, untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwenang di IPD Manjung guna penyelidikan lebih lanjut.

Pihak KBRI Kuala Lumpur kini tengah mengajukan permohonan akses kekonsuleran kepada otoritas Malaysia. Langkah ini dilakukan agar tim KBRI dapat segera menemui para WNI yang selamat guna memastikan kondisi mereka serta memberikan pendampingan hukum yang diperlukan.

Otoritas maritim Malaysia menegaskan akan terus mengintensifkan pencarian hingga seluruh penumpang yang berjumlah 37 orang tersebut berhasil ditemukan.

0 Komentar