Saat ini, fokus utama kepolisian adalah proses identifikasi para korban melalui operasi Disaster Victim Identification (DVI). Operasi DVI Polri dilakukan untuk memastikan seluruh korban teridentifikasi secara ilmiah dan akurat.
Sebanyak 16 kantong jenazah yang sebelumnya dievakuasi ke RSUD Lubuk Linggau telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, untuk proses identifikasi lebih lanjut. Tim DVI dipimpin langsung oleh Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Dr. Wahyu Hidajati, bersama tim ahli dari DVI Pusdokkes Polri.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengemudi bus ALS berinisial A diduga berupaya menghindari lubang jalan dan mengambil jalur kanan, sehingga terjadi tabrakan frontal yang memicu ledakan serta kebakaran hebat.
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
Korban meninggal dunia yakni 14 penumpang bus dan dua kru truk tangki. Selain itu, tiga orang mengalami luka bakar serius dan saat ini dirawat intensif di RSUD Muara Rupit.
Sementara satu kenek bus yang mengalami luka ringan tengah menjalani pemeriksaan di Satlantas Polres Muratara. Selain itu, kepolisian juga memberikan atensi terhadap kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian.
