Karim mengungkapkan, dugaan kecelakaan terjadi karena bus ALS oleng ke jalur berlawanan, diduga hendak menghindari lubang. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Keterangan dari kernet bus yang selamat, bus sempat oleng ke kanan. Diduga menghindari lubang hingga akhirnya masuk ke jalur orang dan menyebabkan bus beradu kambing dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan,” ungkapnya.
Karim mengatakan saat ini kedua kendaraan tersebut sudah dipindahkan dari badan jalan dan aktivitas lalu lintas di TKP sudah kembali lancar.
Kronologi Tabrakan
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
Aiptu Iin Shodikin menjelaskan awalnya Bus ALS yang berisi diduga belasan orang itu melaju dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi.
“Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang. Sesampainya di TKP, diduga Bus ALS masuk ke jalur yang berlawanan lantaran diduga menghindari lubang sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut,” kata Iin dilansir detikSumbagsel.
Akibat kejadian tersebut, kata Iin, kedua mobil tersebut terbakar hebat.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Karim mengatakan 16 korban jiwa dalam kecelakaan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau dan sampai pada pukul 17.00 WIB.
Polda Sumsel Olah TKP
Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus kecelakaan tersebut. Polisi menemukan sejumlah barang di luar ketentuan di muatan bus ALS.
Dalam olah TKP, terdapat temuan tabung gas hingga dua unit motor di muatan bus tersebut. Petugas juga menemukan kursi, dipan kayu, dan alat mesin motor. Temuan ini mengindikasikan adanya barang bawaan di luar ketentuan angkutan penumpang umum dan sedang didalami lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan turut berduka kepada seluruh keluarga korban. Dia memastikan pihaknya menangani insiden ini secara maksimal.
“Ini adalah musibah besar yang sangat memilukan. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban. Seluruh kekuatan kami, mulai dari Polres Muratara, Polda Sumsel, RS Bhayangkara, hingga Tim DVI Pusdokkes Polri, saat ini bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dan keluarga mendapatkan kepastian secepat mungkin” ujar Nandang.
