Sejumlah Fakta Insiden Penembakan di Jamuan Makan Malam White House

Cole Thomas Allen
Cole Thomas Allen
0 Komentar

INSIDEN penembakan terjadi dalam jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih (White House Correspondents’ Association/WHCA) di Washington, D.C., pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ibu Negara AS Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan sejumlah anggota kabinet berhasil dievakuasi dari insiden tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 waktu setempat, ketika para tamu yang hadir di ballroom Washington Hilton tengah menikmati jamuan makan malam.

Suara keras yang semula diduga berasal dari benda jatuh tersebut dengan cepat diidentifikasi sebagai tembakan. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa suara letusan tersebut terjadi berturut-turut. Dalam hitungan detik, suasana yang semula penuh kebingungan berubah menjadi panik.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Gedung Putih mengatakan tersangka telah ditahan. Tersangka segera dituntut ke pengadilan.

Fakta-fakta Seputar Penembakan di Jamuan Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih

Berikut adalah beberapa fakta dari insiden penembakan dalam jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Washington, D.C. semalam.

Acara Dihadiri Presiden Donald Trump dan Berhasil Dievakuasi

Insiden penembakan dalam jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Washington, D.C. semalam berkembang cepat dari kepanikan di dalam ballroom hingga operasi pengamanan oleh aparat federal. Trump, yang saat itu berada di lokasi, segera dievakuasi oleh agen United States Secret Service dan berhasil diselamatkan.

BBC juga menyebutkan bahwa agen pengamanan bergerak cepat mengeluarkan presiden dari ballroom sambil memberi instruksi kepada para tamu untuk tetap merunduk.

Selain Trump, sejumlah pejabat tinggi lainnya juga dievakuasi, termasuk anggota kabinet dan pejabat keamanan nasional. Direktur FBI Kash Patel bahkan dilaporkan langsung dijangkau oleh agen keamanan yang melompati meja untuk mengevakuasinya dari lokasi.

Acara Sempat Dikunci Lalu Dijadwalkan Ulang Dalam 30 Hari ke Depan

Sesaat setelah ledakan terdengar, agen Secret Service bersenjata bergegas ke panggung dan suasana menjadi kacau. Acara yang dihadiri sekitar 2.000 orang tersebut sempat dikunci (lockdown), sebelum akhirnya ditunda dan dijadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.

0 Komentar