Sejumlah Fakta Insiden Penembakan di Jamuan Makan Malam White House

Cole Thomas Allen
Cole Thomas Allen
0 Komentar

Setelah kejadian, Trump mengunggah foto seorang pria tanpa baju yang telah diborgol dan diamankan oleh Secret Service. Orang tersebut diduga adalah tersangka penembakan.

Pernyataan Trump Usai Insiden Penembakan

Dalam pernyataannya dari Gedung Putih sekitar satu jam setelah insiden, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa seorang pria “sangat sakit” telah ditangkap setelah menyerang petugas keamanan di Hotel Washington Hilton dengan senjata yang kuat.

Trump mengungkapkan bahwa seorang agen Secret Service sempat ditembak dari jarak dekat, namun selamat berkat rompi antipeluru. Ia juga menyampaikan bahwa kondisi agen tersebut baik dan tetap bersemangat.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Dia memiliki semangat yang sangat tinggi, dan kami mengatakan kepadanya bahwa kami mencintainya dan menghormatinya, dan dia adalah orang yang sangat membanggakan,” cuit Trump dalam unggahan Truth Social, dikutip BBC

Presiden menggambarkan suasana di dalam ruangan saat kejadian sebagai penuh solidaritas dan kebersamaan, meskipun acara tidak dapat dilanjutkan karena alasan protokol keamanan.

Ia juga menyinggung dua upaya sebelumnya terhadap dirinya, yakni saat kampanye di Butler, Pennsylvania (Juli 2024) dan saat bermain golf di Palm Beach, Florida (September 2024). Trump menyebut kejadian seperti ini selalu mengejutkan, dan menambahkan bahwa ibu negara mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Trump Mungkin Salah Satu Target Penembakan

Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche mengatakan bahwa penegak hukum meyakini target penembakan dari pelaku adalah pejabat pemerintahan Trump. Tak menutup kemungkinan, Presiden Donald Trump pun menjadi salah satunya meski belum ada petunjuk yang meyakinkan.

“Tampaknya dia memang berniat menargetkan orang-orang yang bekerja di pemerintahan, kemungkinan termasuk Presiden,” kata Blanche kepada NBC News, dikutip Time, Minggu (26/4).

Trump juga menyatakan bahwa ada kemungkinan pelaku turut mengincar dirinya. Namun, ia tidak yakin jika ada keterkaitan dengan perang Iran.

“Saya kemungkinan besar menjadi target, tetapi dia tidak memasuki tempat tersebut,” kata Trump dikutip Chosun. “Motifnya tidak diketahui, tetapi tidak terkait dengan perang Iran.”

Tersangka Ditangkap dan Akan Didakwa Senin

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Penegak hukum mengidentifikasi tersangka penembakan sebagai Cole Tomas Allen dari Torrance, California. Dalam konferensi pers, Kepala Polisi Sementara Washington DC, Jeffery Carroll mengungkapkan, tersangka adalah tamu hotel tempat acara berlangsung. Tersangka membawa sejumlah senjata seperti senapan, pistol, dan beberapa pisau.

0 Komentar