Menurut dua sumber yang berbicara kepada CBS, mitra berita BBC di Amerika Utara, ia mengatakan kepada aparat bahwa dirinya ingin menembak pejabat pemerintahan Trump. Para sumber juga menyebutkan, tersangka bekerja untuk sebuah perusahaan bimbingan belajar di Torrance bernama C2 Education. Bahkan, pada Desember 2024, ia menerima penghargaan “Teacher of the Month” dari perusahaan tersebut
Jaksa Amerika Serikat untuk Washington, Jeanine Pirro menyatakan bahwa tersangka menghadapi dua dakwaan, yaitu penggunaan senjata api dalam tindak kejahatan kekerasan dan penyerangan terhadap petugas federal dengan senjata berbahaya. Tersangka akan didakwa secara resmi di pengadilan federal pada Senin (27/4/2026).
