POLISI memastikan situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif setelah aksi penikaman yang menewaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi juga meminta seluruh pihak untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus ke pihak kepolisian.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” tutur Rositah dalam keterangannya, Minggu (19/4).
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Aksi penikaman itu diketahui terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara sekitar pukul 11.25 WIT. Saat itu korban baru tiba dengan pesawat dari Jakarta.
“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ucap Rositah.
Korban sempat dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami.
Polisi pun langsung turun tangan menyelidiki peristiwa tersebut dan lam waktu dua jam pasca kejadian, dua pelaku yakni HR (28) serta FU (36). Saat ini keduanya tengah diperiksa secara intensif di Sat Reskrim Polres Malra.
“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” kata Rositah.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyampaikan duka cita atas insiden penikaman yang menewaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengaku telah mendengar kabar tersebut dari istri korban. Dia juga menyebut pelaku penikaman sudah ditangkap.
“Sudah [mendengar] dan menurut info pelaku sudah ditangkap,” ujar Sarmuji saat dihubungi.
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
“Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dan keluarga besar DPD Maluku khususnya Maluku Tenggara,” imbuh Sarmuji.
Namun, Sarmuji belum mengetahui identitas pelaku dan motif di balik insiden penikaman tersebut.
