ALIANSI gabungan mahasiswa dan masyarakat dari wilayah Kuningan serta Cirebon menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Pendopo Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, Senin (5/10/2026). Massa dengan tegas menolak rencana pengembangan energi panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Ciremai.
Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika massa berupaya menerobos barikade pagar pendopo yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Situasi akhirnya mereda setelah perwakilan massa diterima langsung oleh Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda Uu Kusmana, serta sejumlah pejabat terkait untuk melakukan audiensi.
Koordinator Serikat Rakyat Ciremai, Ismah Winartono, menyatakan bahwa penolakan ini didasari kekhawatiran mendalam bahwa proyek eksplorasi energi tersebut akan merusak ekosistem lingkungan, mengancam kelestarian sumber mata air, serta merusak ruang hidup masyarakat sekitar.
Sampaikan Enam Tuntutan Utama
Baca Juga:Terungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan IjazahSiapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM
Dalam aksinya, aliansi massa membawa enam poin tuntutan mendesak kepada pemerintah daerah dan pusat:
- Menolak Proyek Geothermal: Menolak tegas rencana pengembangan energi panas bumi di kawasan Gunung Ciremai, khususnya di sekitar Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya.
- Hentikan Lelang WKP: Mendesak Kementerian ESDM untuk segera menghentikan proses lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ciremai.
- Sikap Tegas Pemerintah dan DPRD: Meminta Pemkab dan DPRD Kuningan untuk mengambil sikap politik yang jelas dan berpihak pada penolakan proyek tersebut.
- Tindak Aktivitas Ilegal: Menuntut penghentian serta penindakan tegas terhadap segala bentuk aktivitas pengembangan ilegal sekaligus memperkuat pengawasan lingkungan.
- Transparansi Kebijakan: Menuntut keterbukaan informasi pemerintah mengenai dokumen kebijakan, perizinan, kajian dampak lingkungan, dan rencana induk pengembangan geothermal.
Partisipasi Bermakna Masyarakat: Memastikan masyarakat dilibatkan secara bermakna, transparan, dan partisipatif dalam setiap pengambilan keputusan strategis terkait masa depan Gunung Ciremai.
Sikap Pemkab Kuningan
Menanggapi aksi tersebut, Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar bersama jajaran pimpinan daerah menandatangani surat penerimaan aspirasi. Meski belum menyatakan sikap menolak atau menerima secara langsung isi tuntutan, pihak Pemkab Kuningan berkomitmen penuh untuk meneruskan aspirasi dan suara penolakan dari masyarakat tersebut kepada pemerintah pusat yang berwenang.
