Kondisi udara beracun ini memicu ancaman iritasi saluran pernapasan, batuk parah, hingga sesak napas. Risiko ini sangat berbahaya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan pernapasan.
Dinas Kesehatan mewajibkan langkah mitigasi bagi warga sekitar, yang meliputi:
- Mengenakan masker pelindung saat beraktivitas di luar rumah.
- Membatasi durasi kegiatan di area terbuka (khususnya warga BSBcity dianjurkan menghindari olahraga luar ruangan, menutup rapat jendela, dan menyalakan air purifier).
- Mencukupi asupan air minum harian.
- Segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan pernapasan.
Ancaman Bara Tersembunyi dan Blokade Akses
Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengingatkan bahwa polusi partikel beracun sering kali tak kasat mata kecuali tersorot cahaya. Selain itu, pantauan drone termal menunjukkan sisa kebakaran masih menyimpan bara panas di bawah permukaan tanah yang sangat rentan tersulut angin.
Baca Juga:Terungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan IjazahSiapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM
Demi keselamatan jiwa, Pemkot Semarang memblokir total akses masuk ke area TPA Jatibarang. Warga maupun pemulung dilarang keras mendekati kawasan tersebut, dan area operasional kini hanya dikhususkan bagi petugas serta relawan pemadam.
