KEPANIKAN melanda warga Perumahan Bumi Cirebon Adipura, Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (3/10/2026) siang. Sebuah rumah warga mengalami kebakaran hebat yang menyebabkan tiga anak laki-laki sempat terjebak di dalam bangunan saat api mulai membesar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung ketika ketiga anak itu berada di rumah tanpa didampingi oleh orang tua.
Aksi Penyelamatan Warga dan Petugas Damkar
Dua dari tiga anak—masing-masing yang duduk di bangku kelas 3 dan kelas 6 SD—berhasil lebih dulu dievakuasi oleh warga sekitar yang bergegas mendatangi lokasi kejadian. Namun, seorang anak lainnya yang berusia sekitar tiga tahun sempat tertinggal di dalam rumah di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang terus membesar.
Baca Juga:Terungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan IjazahSiapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM
Warga sempat mengalami kesulitan untuk menjangkau korban karena intensitas api yang tinggi. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera berjibaku menjinakkan api sebelum akhirnya berhasil masuk ke dalam rumah untuk mengevakuasi balita tersebut dalam kondisi selamat.
Ketua RW 08, Subandi (65), mengungkapkan bahwa dirinya mendapati insiden ini setelah melihat kepulan asap hitam pekat. Berdasarkan pantauan awal di lapangan, api diduga bersumber dari aktivitas pembakaran sampah yang berada di sekitar area samping rumah.
Pengerahan Empat Unit Mobil Pemadam
Kapolsek Mundu, Iptu Usep Winta, menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan tim kesehatan langsung bergerak cepat begitu menerima laporan warga. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 35 menit hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 14.35 WIB.
“Api berhasil dipadamkan dan situasi selama proses pemadaman berjalan aman dan tertib,” ujar Usep.
Berkat kesigapan warga dan petugas, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini, dan seluruh anak berhasil diselamatkan. Kendati demikian, rumah mengalami kerusakan parah dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp800 juta.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan keamanan struktur bangunan serta menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti munculnya api.
