“Kita temukan tiga selongsong (peluru), di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” sambungnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa satu jenazah berinisial WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang. Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta lalu ke Kupang.
“Untuk dua jenazah korban lainnya masih berada di Jayawijaya dan direncanakan diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing. Satu jenazah akan dipulangkan ke Maumere dan satu lainnya ke Toraja,” ungkapnya.
