Cari Rombongan Wartawan yang Hilang Kontak di Selat Sunda, SAR Banten Kerahkan Dua Drone Termal

Personel Basarnas Banten menunjukkan peta posisi terakhir kapal yang hilang kontak di Posko SAR Nasional, Pand
Personel Basarnas Banten menunjukkan peta posisi terakhir kapal yang hilang kontak di Posko SAR Nasional, Pandeglang, Banten, Selasa (8/9/2026). (Foto: Antara/Putra M. Akbar/sgd)
0 Komentar

Berdasarkan data posko operasi pencarian Kantor SAR Banten, kekuatan alat utama (alut) yang dikerahkan melibatkan lima unit sarana utama dari berbagai instansi dan seluruhnya berada dalam status siap digerakkan (ready to go).

Alut tersebut terdiri atas kapal KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten dari Basarnas Banten, RIB Lampung dari Basarnas Lampung, KAL Anyer dari Lanal Banten, serta satu unit ambulans dari FBN Banten. Seluruh armada laut dan darat ini disiagakan secara terpadu untuk menunjang kelancaran operasi di lapangan.

Sementara itu, potensi SAR yang dikerahkan melibatkan unsur gabungan dari 16 instansi dan elemen masyarakat dengan total kekuatan personel yang masif. Unsur tersebut meliputi USS Pandeglang (6 orang), Kantor SAR Banten (6 orang), KN SAR Tetuka (8 orang), Polsek Carita (5 orang), Ditpolairud Polda Banten (5 orang), Lanal Danposal Sumur/Labuan (2 orang), Ditpolairud Mabes Sanjaya (2 orang), Babinsa Carita (1 orang), Pol PP (1 orang), Kepala Desa Sukajadi (1 orang), Potsar Banten (7 orang), Balawista (50 orang), Kecamatan Carita (5 orang), media lokal (7 orang), serta partisipasi dari nelayan dan masyarakat setempat.

0 Komentar