GUNUNG Anak Krakatau kembali erupsi siang ini. Erupsi terekam selama 17 detik.
Dilansir situs Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi siang ini, pukul 11.34 WIB, Selasa (8/9/2026). Erupsi tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm.
“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 08 September 2026, pukul 11:34 WIB,” tulis PVMBG.
Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan
Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 17 detik.
Masyarakat diminta tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Hingga siang ini tercatat Gunung Anak Krakatau sudah erupsi empat kali hari ini. Sebelumnya, erupsi pertama Gunung Anak Krakatau terjadi pada pukul 05.08 WIB, erupsi kedua terjadi pukul 05.34 WIB, dan ketiga pada pukul 07.49 WIB.
Pada saat erupsi pertama, visual letusan Gunung Anak Krakatau tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik.
Kemudian erupsi kedua visual juga tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi 10 detik.
Selanjutnya, erupsi ketiga tercatat terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik. Kondisi visual letusan juga tidak teramati.
