Badan Keamanan Israel Klaim Adanya Ancaman dari Iran Target Putra Benjamin Netanyahu

Yair Netanyahu
Yair Netanyahu
0 Komentar

BADAN keamanan internal Israel, Shin Bet, mengklaim adanya ancaman dari pihak Iran yang menargetkan putra sulung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu. Ancaman tersebut memicu operasi penjemputan dan evakuasi darurat terhadap Yair dari kediamannya di Florida, Amerika Serikat, untuk segera diterbangkan kembali ke Israel.

“Memang ada ancaman signifikan untuk membahayakan Yair Netanyahu, dan mengingat hal ini, setelah melakukan penilaian situasi, diputuskan untuk segera mengevakuasi dia beserta tim keamanannya kembali ke Israel,” tegas pihak Shin Bet dalam pernyataan resminya dikutip dari The Jerusalem Post, Minggu (30/8/2026).

Laporan awal mengenai tudingan adanya ancaman pembunuhan ini pertama kali dirumorkan oleh media yang berbasis di Boca Raton, Newsmax, dengan mengutip sumber penegak hukum Amerika Serikat. Menurut laporan tersebut, intelijen Israel telah mendeteksi rencana pembunuhan oleh pihak Iran terhadap Yair di Florida sejak Desember 2025 dan langsung menembuskan peringatan keamanan kepada otoritas AS.

Baca Juga:Heboh Video Budi Arie Bicara Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, Projo Buka SuaraSiapa Norman Arie Prayogo? Profil Warek III Unsoed yang Turut Diamankan KPK

Berdasarkan penilaian intelijen, sejumlah agen Iran dilaporkan telah berada di wilayah Miami untuk memantau pergerakan serta tempat tinggal pria berusia 35 tahun tersebut. Begitu perintah evakuasi diterbitkan, Yair diperintahkan segera meninggalkan Florida bahkan tanpa sempat membawa barang-barangnya, sebelum akhirnya terbang kembali ke Israel di bawah pengawalan ketat.

Pernyataan dari Shin Bet sekaligus mengonfirmasi klaim yang sempat diungkapkan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah wawancara telepon dengan Channel 14. Saat itu, Netanyahu menyebut Teheran berupaya membunuh salah satu putranya, meski tidak membeberkan detail teknis maupun identitas spesifik target yang dimaksud.

“Ini kasus yang sulit dipercaya. Iran menargetkan salah satu putra saya. Iran mencoba membunuhnya, mencoba membunuh salah satu putra saya,” ujar Netanyahu.

Netanyahu menyampaikan hal tersebut ketika merespons isu pengamanan terhadap Gadi Eisenkot, mantan kepala militer yang menjadi rival politiknya menjelang Pemilu Israel. Netanyahu juga menegaskan bahwa jaminan pengamanan berstandar tinggi bagi keluarganya bukanlah sebuah bentuk kemewahan, melainkan kebutuhan mutlak di tengah ancaman keselamatan yang nyata.

Keberadaan Yair di Miami sejak awal 2024 sebelumnya sempat memicu kontroversi publik di Israel akibat tingginya biaya pengawalan dari unit elit Shin Bet yang ditanggung oleh anggaran negara. Namun, pemerintah Israel telah menyetujui perpanjangan fasilitas pengamanan 24 jam bagi keluarga Netanyahu, termasuk untuk kedua putra dan istrinya, Sara Netanyahu.

0 Komentar