Penemuan Material Nuklir di Suriah Jadi Sorotan Global, Begini Kronologinya

Sebuah tanda peringatan ranjau darat berdiri di ladang ranjau yang membentang setidaknya enam kilometer di sep
Sebuah tanda peringatan ranjau darat berdiri di ladang ranjau yang membentang setidaknya enam kilometer di sepanjang rute pipa minyak, barat daya kota Raqqa, Suriah, 3 Juni 2025 (Kredit foto: Ed Ram/Getty Images)
0 Komentar

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi mengatakan akses ke lokasi dilakukan setelah pemerintah Suriah memberikan notifikasi kepada badan tersebut.

Penemuan ini kemudian dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani dalam konferensi pers bersama Grossi di Damaskus pada Selasa. Salah satu hal penting yang disampaikan pemerintah Suriah adalah bahwa material tersebut tidak berbahaya.

Al-Shaibani juga menjelaskan bahwa material itu akan tetap berada dalam penguasaan Suriah, tetapi penyimpanan dan penanganannya akan dilakukan dengan berada di bawah jaminan IAEA. Pemerintah Suriah menyatakan akan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk memastikan material tersebut dapat ditangani dan disimpan secara aman.

Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

“Kami akan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk menangani bahan nuklir dan menyimpannya dengan aman,” kata al-Shaibani dikutip The Jerusalem Post, Selasa (18/8/2026).

Al-Shaibani juga menegaskan bahwa Suriah memiliki hak untuk menggunakan material tersebut untuk kepentingan sipil dan damai.

0 Komentar