Rekam Jejak Syekh Amin Al Husaini: Dari Persembunyian di Jerman hingga Dukungan bagi Kemerdekaan RI

Syaikh Muhammad Amin Al Husaini saat bertemu dengan Adolf Hitler pada 28 November 1941.(Wikimedia Commons)
Syaikh Muhammad Amin Al Husaini saat bertemu dengan Adolf Hitler pada 28 November 1941.(Wikimedia Commons)
0 Komentar

Sebagai bentuk kerja sama dengan pemerintah Jerman dan Italia kala itu, Al Husaini menyiarkan berbagai propaganda yang bersifat pro-Poros, anti-Inggris, melalui siaran radio ke wilayah Timur Tengah. Ia juga menggalang dukungan dari kalangan pemuda Muslim untuk bergabung dalam unit-unit pendukung militer Jerman.

Kendati demikian, kerja sama tersebut tidak berjalan mulus. Blok Poros pada akhirnya menolak untuk mendukung penuh ambisi politik jangka panjang Al Husaini.

Seiring runtuhnya rezim Nazi pada 1945, Al Husaini sempat ditahan oleh pemerintah Prancis sebelum akhirnya berhasil melarikan diri ke Mesir pada 1946. Sisa hidupnya diabdikan sepenuhnya untuk memperjuangkan nasionalisme Palestina dan menentang pembentukan negara Israel, hingga ia tutup usia di Beirut, Lebanon, pada 4 Juli 1974.

0 Komentar