Sederet Fakta Kasus Penyelundupan 26 Kg Ekstasi ke Indonesia oleh Pilot Malaysia Airlines

Pilot asing Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soetta mencoba mengelabui petugas dengan urine \'bersih\'. (dok
Pilot asing Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soetta mencoba mengelabui petugas dengan urine \'bersih\'. (dok.istimewa) Foto: Pilot asing Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soetta mencoba mengelabui petugas dengan urine \'bersih\'. (IST)
0 Komentar

Saufi sempat diarahkan melewati jalur khusus awak pesawat. Namun, petugas Bea Cukai tetap melakukan pemeriksaan koper karena curiga.

“Meski sempat diarahkan ke jalur khusus awak pesawat (fast track), petugas Bea Cukai tetap melakukan pengawasan berbasis analisis risiko terhadap pergerakan dan profil pelaku. Berdasarkan hasil analisis tersebut, petugas mengarahkan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terhadap barang bawaannya,” tulis Bea Cukai.

Dalam rekaman video tampak Saufi meletakkan koper di meja pemeriksaan Bea Cukai. Sejumlah petugas Bea Cukai meminta Saufi membuka kopernya.

Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan

Petugas kemudian meminta Saufi mengeluarkan barang yang disimpan di salah satu kantong di dalam koper. Setelah dicek, barang di dalam koper itu rupanya ekstasi seberat 26 Kg.

Pakai Narkoba saat Terbangkan Pesawat

Kopilot maskapai Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) atas dugaan penyelundupan narkoba berupa 26 kg ekstasi. Kopilot itu ternyata menerbangkan pesawat dalam kondisi memakai narkoba.

“Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai (narkoba),” kata Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, kepada wartawan, Minggu (2/8).

Pilot tersebut positif tiga jenis narkoba, yakni sabu, ineks, dan kokain.

Pilot asing Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soetta mencoba mengelabui petugas dengan urine ‘bersih’. (dok.istimewa) Foto: Pilot asing Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soetta mencoba mengelabui petugas dengan urine ‘bersih’. (dok.istimewa)”Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks, dan kokain,” ujarnya.

Humas Bea Cukai Soetta, Satria Yudhatama, mengatakan pelaku sempat mencoba mengelabui petugas. Dia membawa botol urine yang ‘bersih’ sebagai antisipasi.

“Di dalam tas tersangka pilot MSO ditemukan botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata urine. Dari pengakuan, botol tersebut berisi urine ‘bersih’ sebelum yang bersangkutan mengkonsumsi narkotika. Jadi jika ada tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan, akan digunakan yang di botol tersebut,” jelasnya.

Respons Malaysia Airlines

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

Maskapai Malaysia Airlines merespons kopilotnya yang berusaha menyelundupkan puluhan kilogram ekstasi. Maskapai penerbangan Malaysia itu menyatakan akan kooperatif dengan otoritas Indonesia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

0 Komentar