“Pelaku melintas di area kedatangan, menyelesaikan proses Customs Declaration (CD) melalui website All Indonesia, kemudian dilakukan penjaluran oleh Risk Assessment Officer (RAO). Meski sempat diarahkan ke jalur khusus awak pesawat (fast track),” tulis Bea Cukai dalam akun Instagram resminya.
Namun petugas Bea Cukai Soetta tetap melakukan pengawasan karena mencurigai Saufi. Berdasarkan analisis terhadap pergerakan dan profil Saufi, petugas akhirnya mengarahkan pilot Malaysia itu menuju meja pemeriksaan.
“Meski sempat diarahkan ke jalur khusus awak pesawat (fast track), petugas Bea Cukai tetap melakukan pengawasan berbasis analisis risiko terhadap pergerakan dan profil pelaku. Berdasarkan hasil analisis tersebut, petugas mengarahkan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terhadap barang bawaannya,” tulis Bea Cukai.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
Rekaman video kemudian menunjukkan Saufi meletakkan koper di meja pemeriksaan Bea Cukai. Sejumlah petugas Bea Cukai meminta Saufi membuka koper berwarna silver yang dibawanya.
Petugas tampak meminta Saufi membuka kantong yang ada di koper itu dan mengeluarkan barang dari salah satu kantong. Setelah dicek, ternyata barang di dalam koper itu merupakan ekstasi seberat 26 kg.
Petugas Bea Cukai juga menemukan satu botol urine ‘cadangan’ yang dibawa Saufi. Petugas menduga urine itu disiapkan jika Saufi harus menjalani tes narkoba mendadak.
“Dari hasil pemeriksaan, diamankan 26 kilogram (bruto) ekstasi, setara dengan 70.114 butir, serta 4 gram sabu yang disembunyikan di dalam koper. Petugas juga mengamankan satu botol kecil berisi urine yang diduga dipersiapkan untuk memalsukan hasil tes urine apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan,” tulis Bea Cukai.
Gerak-gerik Kopilot
Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan gerak-gerik pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othman (39) yang merupakan kurir 26 Kg ekstasi. Saufi, yang bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan ke Soetta, terekam membawa dua koper saat hendak meninggalkan Terminal 3 Soetta.
Dilihat delik, Senin (3/8), rekaman CCTV menunjukkan rangkaian perjalanan Saufi sejak tiba di Terminal 3 Soetta pada Rabu (29/7). Setelah turun dari pesawat, Saufi tampak menuju area pengambilan koper.
“Pada Rabu, 29 Juli 2026, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat rangkaian perjalanan pelaku sejak tiba di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Setelah turun dari pesawat, pelaku melintas di area kedatangan, menyelesaikan proses Customs Declaration (CD) melalui website All Indonesia, kemudian dilakukan penjaluran oleh Risk Assessment Officer (RAO),” tulis Bea Cukai.
