Hari ke-5 Pencarian Korban Kapal Tenggelam KM Nurul Salsa: 2 Penumpang Ditemukan

Personil TNI AL yang tergabung dalam SAR Gabungan memeriksa kondisi dua korban KM Nurul Salsa yang dinyatakan
Personil TNI AL yang tergabung dalam SAR Gabungan memeriksa kondisi dua korban KM Nurul Salsa yang dinyatakan selamat saat berada di rumah warga usai dievakuasi dari Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Minggu (19/7/2026). (Foto: Antara/HO-Dokumentasi Tim SAR Gabungan)
0 Komentar

TIM SAR gabungan kembali menemukan dua penumpang KM Nurul Salsa dalam keadaan selamat pada hari kelima operasi pencarian, Minggu (19/7/2026).

Keduanya ditemukan setelah hanyut berhari-hari di laut dan terdampar di sekitar Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban selamat bertambah menjadi 59 orang dari total 78 penumpang kapal yang tenggelam di perairan Selayar.

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

“Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan KM Bari Baria 05 dan saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng, Selayar,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Kedua korban yang ditemukan selamat masing-masing bernama Nurmiati (46) dan Jasmal (24). Setelah dievakuasi oleh KRI Marlin-877, keduanya dibawa menuju Pelabuhan Benteng untuk mendapatkan penanganan medis.

Basarnas menyebut pencarian pada hari kelima dilakukan dengan mengerahkan berbagai unsur SAR di area seluas 1.305 nautical mile persegi yang dibagi menjadi empat sektor pencarian.

Operasi melibatkan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, serta personel TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan.

Hingga Minggu sore, data sementara menunjukkan 59 penumpang berhasil selamat, satu orang meninggal dunia, dan 18 lainnya masih dalam pencarian.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menjelaskan kedua korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 asal Kabupaten Pangkep di perairan Pulau Sanipa, Kepulauan Sabalana.

Keduanya diketahui merupakan warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Saat ditemukan, Nurmiati dan Jasmal bertahan hidup di atas sebuah gabus dengan mengenakan jaket pelampung sebelum akhirnya dievakuasi ke Pulau Matala’ang.

Dari keterangan awal yang diperoleh polisi, keduanya sempat bertahan bersama lima orang di atas gabus setelah kapal tenggelam. Namun, selama hanyut di laut selama beberapa hari, tiga rekan mereka diduga meninggal dunia.

“Kedua korban mengaku terpaksa melepaskan jenazah ketiga rekannya ke laut setelah dua malam bersama dan karena kondisi jenazah telah membusuk. Identitas ketiga korban belum dapat dipastikan, dan akan didalami lebih lanjut setelah kondisi kedua korban memungkinkan dimintai keterangannya,” ujar Didid.

0 Komentar