Komisioner Kompolnas lainnya, M. Choirul Anam, menegaskan pihaknya akan mendorong Polri mengusut tuntas kasus tersebut. Menurut dia, pengungkapan perkara tidak boleh berhenti pada penyebab kematian para korban, tetapi juga harus membongkar jaringan bandar narkoba yang melakukan perlawanan terhadap aparat.
Anam menilai tragedi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pemberantasan narkoba. Polri, kata dia, tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, melainkan harus menelusuri hingga ke gembong narkoba, jaringan distribusi, serta pihak-pihak lain yang terlibat.
Berdasarkan penelusuran Kompolnas, lanjut Anam, aparat mendapat perlawanan yang sangat keras dari jaringan bandar narkoba. Bahkan, ketika petugas memutuskan mundur untuk menghindari jatuhnya lebih banyak korban, mereka tetap dikejar oleh para pelaku.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
“Petugas kepolisian yang menghindari banyaknya korban mundur itu masih tetap dikejar sama mereka (pelaku). Oleh karenanya, memberantas narkoba dalam konteks ini tidak boleh kendor, harus tetap maju,” ucap Anam.
