“Saya lebih mengutamakan persahabatan, maka itu saya laporkan ke UAS. saya lebih baik mundur daripada harus bertengkar dengan teman,” ucapnya.
Mengakhiri keterangannya, Wahid mengungkapkan pesan ibunya yang selalu ia pegang dalam menjalani kehidupan dan mengemban jabatan.
“Pesan ibu saya, selama menjalankan sesuatu harus jujur dan ikhlas. Jangan jadikan jabatan sebagai tolak ukur dalam segala sesuatu. Saya tidak pernah menjadikan jabatan ini sebagai panduan hidup saya. Saya menganggap jabatan ini hanya untuk mengabdi,” pungkasnya.
