Rusia Jajaki Kerja Sama Bebas Visa untuk Indonesia

Kremlin Moskow dan yang ikonik dan Katedral Basil di Moskow, Rusia.
Kremlin Moskow dan yang ikonik dan Katedral Basil di Moskow, Rusia.
0 Komentar

PEMERINTAH Rusia tengah menjajaki kerja sama bebas visa dengan sejumlah negara, termasuk Indonesia. Rusia saat ini dilaporkan sedang melakukan negosiasi dengan Malaysia, Indonesia, Bahrain, dan Kuwait untuk memberlakukan aturan perjalanan bebas visa bagi warga negara masing-masing.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Pemerintah Federasi Rusia, Dmitry Chernyshenko, di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St Petersburg (SPIEF), Rusia, Jumat (5/6/2026) waktu setempat.

“Kami sedang membahas dengan mitra kami kemungkinan untuk sepenuhnya menghapus visa dengan Malaysia, Indonesia, Bahrain, dan Kuwait, serta untuk kelompok wisata terorganisir dari India dan Vietnam, dengan analogi mekanisme yang berlaku saat ini berdasarkan perjanjian antarpemerintah dengan China dan Iran,” katanya dalam dikutip dari RIA Novosti, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Chernyshenko menambahkan, Rusia terus berupaya memperluas kemudahan perjalanan internasional guna mendorong sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat antarnegara. Sepanjang 2025l, Rusia telah menghapus kewajiban visa dengan sejumlah negara, antara lain China, Oman, Arab Saudi, Yordania, dan Myanmar.

Kebijakan bebas visa tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.

Pada Selasa (2/6/2026), Menteri Transportasi Rusia Andrey Nikitin menyampaikan pergerakan lalu lintas penumpang antara Rusia dan China meningkat hampir satu setengah kali lipat pada kuartal pertama tahun ini setelah pemberlakuan rezim bebas visa.

Nikitin mengatakan, jumlah perjalanan wisata antara kedua negara juga mengalami kenaikan signifikan.

“Peningkatan keseluruhan jumlah perjalanan wisata mencapai 46%,” ucapnya.

0 Komentar