Karantina Penumpang Kapal Pesiar di Perth Diperpanjang akibat Wabah Hantavirus

Pemandangan umum kapal pesiar MV Hondius saat sedang berhenti (lego jangkar) di lepas pantai pelabuhan Praia,
Pemandangan umum kapal pesiar MV Hondius saat sedang berhenti (lego jangkar) di lepas pantai pelabuhan Praia, ibu kota Cape Verde, pada 6 Mei 2026. (Foto: AFP via Getty Images)
0 Komentar

ENAM orang yang merupakan penumpang kapal pesiar yang menjadi pusat wabah hantavirus diperintahkan untuk menjalani masa karantina tambahan di Perth, Australia. Keputusan ini diambil setelah ada laporan kasus baru yang meningkatkan kekhawatiran akan risiko penularan.

Kelompok tersebut, yang terdiri dari empat warga negara Australia, satu penduduk tetap, dan satu warga negara Selandia Baru, awalnya dijadwalkan menyelesaikan masa isolasi mereka di Bullsbrook Centre for National Resilience pada 3 Juni mendatang. Namun, otoritas kesehatan kini mewajibkan mereka tetap tinggal hingga 23 Juni.

Risiko Masa Inkubasi

Menteri Kesehatan Australia, Mark Butler, mengonfirmasi perpanjangan ini pada Kamis (28/5) sore waktu setempat. Langkah ini diambil menyusul konfirmasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai dua kasus positif baru yang terdeteksi pada kapal pesiar MV Hondius.

Baca Juga:Marketplace Asing Bakal Wajib Punya Kantor Perwakilan di RI, Ini Kata MendagKemendiktisaintek Selidiki Dugaan Pemalsuan Riset 3 WNI di Konferensi Denmark

“Dalam beberapa hari terakhir, terdapat dua laporan tambahan infeksi hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar ini,” ujar Butler. “Sangat tepat bagi pengaturan karantina tersebut untuk tetap berlaku selama sisa periode inkubasi 42 hari hingga 23 Juni.”

Kedua kasus baru tersebut melibatkan seorang kru dari Spanyol dan seorang penumpang dari Belanda. Hingga saat ini, total kasus hantavirus yang berasal dari kapal tersebut mencapai 13 orang dengan tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Fakta Hantavirus:

  • Umumnya menyebar melalui tikus (kontaminasi kotoran yang terhirup manusia).
  • Penularan antarmanusia sangat jarang, tetapi strain pada kapal MV Hondius menunjukkan potensi tersebut.
  • Gejala biasanya muncul antara satu hingga delapan minggu setelah terpapar.

Kondisi Penumpang di Perth

Keenam orang yang diisolasi di fasilitas tersebut tiba di Australia pada 15 Mei menggunakan penerbangan carter pemerintah dari Eropa. Meskipun masa karantina diperpanjang, Butler memastikan bahwa kelompok tersebut dalam kondisi kesehatan yang baik.

“Mereka baru saja menjalani tes ulang dalam 24 hingga 36 jam terakhir dan keenamnya kembali menunjukkan hasil negatif,” tambahnya. Namun, berdasarkan saran WHO, risiko hasil positif masih mungkin terjadi selama masa inkubasi 42 hari belum sepenuhnya terlewati.

Hingga saat ini, belum pernah tercatat ada kasus hantavirus pada manusia di Australia. Langkah karantina ketat ini diambil guna memastikan virus tersebut tidak masuk dan menyebar di wilayah Negeri Kanguru.

0 Komentar