Putri Ahmad Bahar Mengaku Diintimidasi di Markas GRIB Jaya, Hercules Disebut Tak Percaya Akun Diretas

Konferensi Pers LBH PP Muhammadiyah terkait dugaan penggerebekan rumah penulis Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok
Konferensi Pers LBH PP Muhammadiyah terkait dugaan penggerebekan rumah penulis Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok oleh ormas GRIB Jaya di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta pada Selasa (19/5/2026).
0 Komentar

PENULIS Ahmad Bahar mengungkap duduk perkara dugaan persekusi dan intimidasi yang dialami putrinya, Ilma Sani Fitriana, usai polemik video artificial intelligence (AI) yang menyeret namanya dengan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

Dalam konferensi pers di Gedung PP Muhammadiyah, Bahar mengatakan, anaknya mengalami kekerasan verbal saat dipaksa mendatangi markas GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat.

“Untuk urusan anak saya yang dibawa tanpa izin dan dipaksa, kemudian ada kekerasan verbal, itu saya sungguh benar-benar enggak terima,” kata Bahar kepada wartawan, Selasa (19/5).

Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat

Dalam kesempatan yang sama, Ilma menceritakan persoalan bermula pada Kamis (14/5) saat waktu Magrib. Saat itu, ia menerima notifikasi OTP untuk akun WhatsApp miliknya secara tiba-tiba.

Tak lama setelah itu, akun WhatsApp milik Ilma keluar dan tidak bisa lagi diakses.

“Itu hari Kamis Maghrib. Tiba-tiba muncul notifikasi OTP ke akun WhatsApp saya. Beberapa saat kemudian akun WhatsApp saya logged out,” ujar Ilma.

Ia sempat mencoba masuk kembali ke akunnya, namun OTP tidak masuk ke nomor ponselnya. Ilma kemudian menghubungi provider untuk mencari solusi.

Setelah akses kembali didapat, Ilma mengetahui akun WhatsApp miliknya sempat digunakan pihak lain.

Ia mengetahui hal itu setelah seorang temannya menghubungi lewat Instagram dan menanyakan isi percakapan yang dikirim dari nomor Ilma.

“Dia bilang, ‘Loh ini barusan saya chat sama siapa?’ Dia kasih unjuk ada kata-kata kasar yang menurut saya enggak bagus,” ujarnya.

Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab

Ilma juga mendapat tangkapan layar berisi empat video yang berkaitan dengan ayahnya, Ahmad Bahar dari nomor tak dikenal yang sempat dihubungi oleh pihak yang meretas akun miliknya.

Menurut Bahar, video tersebut merupakan video AI yang menampilkan wajah dirinya, tetapi bukan dibuat olehnya.

“Wajahnya wajah saya, mulutnya mulut saya, tapi itu AI. Bukan saya dan bukan anak saya,” kata Bahar.

Ia menyebut video tersebut terkirim ke nomor Hercules, istrinya, serta dua pejabat GRIB Jaya akibat dugaan peretasan nomor dirinya dan Ilma.

0 Komentar