ANGGOTA Denkesyah Palembang Kesdam II Sriwijaya, Pratu F (23), tewas dengan luka tembak di perut saat menikmati hiburan malam di sebuah kafe di Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Pelaku penembakan tak lain adalah sesama prajurit TNI inisial Sertu MRR yang telah ditetapkan tersangka.
Berawal dari Cekcok saat Nikmati Musik
Penembakan terjadi di Pan Head Cafe, Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Perwiranegara, Bukit Baru, Ilir Barat I, Palembang, Sabtu (16/5/2026) pukul 02.30 WIB. Saat menikmati hiburan malam, Sertu MRR dan saksi Pratu BI tiba-tiba terlibat cekcok mulut, diduga akibat bersenggolan.
Cekcok antara keduanya berujung perkelahian. Dalam kondisi terpojok, Sertu MRR mengeluarkan senjata api rakitan jenis korek api dan melepaskan tembakan.
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
Tembakan itu mengenai korban Pratu F. Korban langsung terkapar dan dilarikan ke Rumah Sakit Permata Palembang dan dinyatakan meninggal dunia satu jam kemudian.
Jenazah Pratu F Langsung Diautopsi
Untuk penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang. Dokter foreksik melakukan autopsi dan pengangkatan proyektil dari tubuh korban.
Hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri yang mengakibatkan pendarahan berat. Sementara proyektil peluru masih dalam proses uji balistik Bidlabfor Polda Sumsel.
Beberapa jam usai kejadian, Denpom II Sriwijaya menangkap Sertu MRR saat berada di area parkir RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Warga Sipil Sembunyikan Senjata Ditangkap
Selanjutnya, petugas menangkap seorang warga sipil inisial DS di rumahnya di Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, Palembang, Sabtu (16/5) pukul 20.15 WIB.
Dari pemeriksaan, DS berada di lokasi kejadian dan menyembunyikan senjata api rakitan jenis korek api yang digunkan Sertu MRR menembak Pratu F. Untuk proses lebih lanjut, DS diserahkan ke Polrestabes Palembang.
Setelah proses autopsi tuntas, jenazah Pratu F diserahkan kepada keluarga. Kemudian dilakukan upacara pemakaman militer almarhum di TPU Sematang Borang, Palembang, Sabtu (16/5/2026) sore.
Motif Penembakan: Salah Paham Berujung Perkelahian
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Kapendam II Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, mengungkapkan motif penembakan dilatarbelakangi kesalahpahaman berujung perkelahian di TKP. Tersangka dan korban diketahui tidak saling mengenal dan baru pertama kali bertemu di lokasi kejadian.
