POMDAM II Sriwijaya menangkap pelaku yang menyembunyikan senjata api yang digunakan prajurit tembak prajurit di tempat hiburan malam, Sabtu (17/5/2026) dini hari.
Pelaku yang menyembunyikan barang bukti itu adalah inisial DS, warga sipil. Dia ditangkap di rumahnya di Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, Palembang, Sabtu (16/5/2026) pukul 20.15 WIB.
“Benar, kita tangkap pelaku yang menyembunyikan senpi rakitan yang digunakan dalam penembakan. Kita temukan di rumah DS,” ungkap Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania, Minggu (17/5/2026).
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
Dari hasil pemeriksaan, prajurit TNI yang melakukan penembakan menggunakan senjata api rakitan jenis korek api. Sementara proyektil peluru telah dikeluarkan dari tubuh korban melalui autopsi dan saat ini menunggu hasil uji balistik Bidlabfor Polda Sumatra Selatan.
“Senpi yang digunakan senpi rakitan jenis korek api,” kata Yordania.
Terkait kepemilikan senpi rakitan itu, Yordania mengaku masih dalam proses pendalaman. Pihaknya segera melimpahkan DS ke Polrestabes Palembang untuk proses hukum lebih lanjut.
“Perkara DS akan dilimpahkan hari ini ke Polrestabes Palembang,” tutup Yordania.
Diberitakan sebelumnya, Pratu F (23), anggota TNI AD tewas ditembak sesama prajurit inisial Sertu RN (23). Penembakan diduga karena keduanya bersenggolan saat asyik berjoget di tempat hiburan malam, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Peristiwa itu bermula saat keduanya menikmati hiburan bersama teman masing-masing. Tiba-tiba keduanya tak sengaja bersenggolan saat asyik berjoget.
Pelaku dan korban tersulut emosi hingga membuat mereka cekcok. Tak lama kemudian, korban bersama teman-temannya mengeroyok pelaku.
Dalam situasi terdesak, pelaku mengeluarkan senjata api dari pinggang lalu menembak korban. Korban langsung terkapar karena tembakan mengenai perut bagian kanan.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Sejam kemudian korban meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan autopsi.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan kejadian itu. Dia menyebut polisi segera datang ke lokasi setelah kejadian.
“Benar, kejadiannya dini hari tadi Korban dan pelaku sama-sama anggota TNI AD,” ungkap Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh.
