Bongkar Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Sony Sonjaya Minta Istri dan Anaknya Dilindungi

Kejagung menetapkan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya sebagai tersangka. (Dok. Kejagung)
Kejagung menetapkan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya sebagai tersangka. (Dok. Kejagung)
0 Komentar

MANTAN Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (SS) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026, menyatakan kesiapannya menjadi justice collaborator (JC).

Ia berkomitmen membuka dugaan kejahatan dalam program unggulan pemerintah tersebut yang tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pernyataan itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti dalam program Beritasatu Sore, Sabtu (6/6/2026). Namun, Sony Sanjaya meminta perlindungan negara bagi dirinya dan keluarganya, karena khawatir menghadapi ancaman setelah mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

“Dia bilang ke saya, untuk keluarga minta tolong perlindungan, karena saya akan jadi JC. Tolong disampaikan kepada istri dan anak-anaknya agar sebisa mungkin meminta perlindungan dari LPSK untuk keluarganya, karena beliau bilang keluarganya tidak sama sekali terlibat,” ungkap Krisna Murti.

Krisna Murti menegaskan, hingga saat ini belum ada informasi mengenai dugaan keterlibatan keluarga Sony Sonjaya dalam kasus tersebut. Fokus utama saat ini, kata dia, adalah pengajuan status justice collaborator.

“Beliau belum cerita ke arah sana karena kita masih fokus agar beliau dijadikan JC dalam kasus ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Krisna Murti menegaskan, Sony Sonjaya bukan pelaku utama dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Menurutnya, kliennya hanya menjelaskan hal-hal yang diketahui selama proses pemeriksaan.

“Yang jelas beliau bukan pelaku utama, makanya kemarin setelah pemeriksaan dari penyidik yang masih berkisar tupoksi beliau jawab yang beliau tahu. Namun setelah selesai daripada tupoksi, beliau akan buka semuanya termasuk masalah pengadaan motor dan pengadaan IT, karena yang dia selama ini buka baru sebagian,” tambahnya.

“Mungkin minggu depan beliau akan buka semuanya termasuk masalah pengadaan di badan tersebut, termasuk akan sebut nama-namanya,” tutupnya.

0 Komentar