PRESIDEN Prabowo Subianto menyebut dana yang mengalir di desa mencapai Rp10,8 miliar di desa. Angka ini didukung dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Dana Desa.
Mulanya, Prabowo bercerita pemerintah memberikan dana Rp1 miliar per desa lewat program Dana Desa. Ia mengaku, pemerintah memakai setengah dari uang program Dana Desa dan memberikan dana MBG untuk desa.
“Sebelum ada MBG, kita kirim 1 miliar rupiah dana desa. Dengan MBG kita tambah 10 miliar. Kita pakai dulu uang dana desa, kita pakai dulu 500 juga ya, tapi 6 tahun akan kembali,” kata Prabowo dalam saat peresmian operasionalisasi koperasi desa dan kelurahan merah putih di Nganjuk, Jawa Timur dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
Prabowo mengklaim, perputaran dana di desa meningkat sejak kehadiran program MBG. Ia pun mengatakan, Indonesia akan menjadi negara besar lewat program yang digagasnya itu.
“Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang. 3.000 kali 15 ribu rupiah, 45 juta rupiah tiap hari, tiap hari dan di situ adalah 15, 5 hari seminggu, kali 4, 20 hari kali 45 juta, 45 juta dikali 20. Berarti 900 juta tiap bulan. Kali 12, 12 kali 900 juta, 10 miliar. Rp10,8 miliar beredar di desa itu,” ujar Prabowo.
Menurutnya, dengan adanya program MBG ini, produsen-produsen bahan makanan di desa akan hidup karena tersalurkan melalui program MBG.
“Satu desa 10,8 miliar beredar di situ. Artinya, yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa dijual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur laku semua. Semua produsen di desa itu hidup! Bahkan kita bisa patahkan biaya logistik, nggak usah jauh-jauh ke pasar, pasarnya ada di desa dia sendiri. Ini adalah dampak dari MBG. Sekian ratus triliun akan beredar di desa-desa, kelurahan-kelurahan, kabupaten-kabupaten, ratusan triliun,” tutur Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan itu optimistis kehadiran MBG dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa membangkitkan ekonomi Indonesia. Namun, Prabowo mengakui kehadiran program pemerintah, terutama MBG, akan membawa masalah bagi para kepala daerah. Ia pun mengaku akan menertibkan pelaksanaan MBG.
