Temuan Kemenkes Terkait Meninggalnya Dokter Internship di Jambi, Tanpa Ada Pengawasan

dr. Myta Aprilia Azmi. (Foto: Dok. Istimewa)
dr. Myta Aprilia Azmi. (Foto: Dok. Istimewa)
0 Komentar

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengungkap hasil investigasi terkait meninggalnya seorang dokter magang di Jambi bernama Myta Aprilia Azmy. Plt. Inspektorat Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, mengatakan bahwa proses investigasi menemukan seorang dokter yang mengandalkan dokter magang untuk menangani pasien tanpa diawasi atau didampingi. Hal itu dilakukan dengan alasan agar dokter magang lebih banyak belajar.

“Jadi selama bertugas di stase IGD, terutama malam hari, ini ada oknum dokter berdasarkan keterangan yang kami dapatkan, ini yang lebih mengandalkan ke dokter peserta internshipnya untuk menangani pasien dengan alasan agar lebih banyak belajar,” kata Rudi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

Sementara itu, dokter organik yang bertugas meminta izin untuk makan hingga beristirahat. Hal itu ditemukan berdasarkan keterangan yang diperoleh Kemenkes. “Alasan yang seperti itu. Jadi dokternya ada yang izin untuk makan ke kantin, ada yang izin untuk, [saya enggak sebutin merokok], jadi merokok ke kantin juga gitu kan. Kemudian ada juga yang memang istirahat tidur di kamar jaganya. Itu dilaporkan oleh keterangan berdasarkan yang kami dapatkan,” tuturnya.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Menurut Rudi, hal itu seharusnya tidak diperbolehkan sebab dokter internshipmerupakan dokter muda yang masih memerlukan bimbingan praktik kedokterannya. Terlebih, dokter muda itu dikhawatirkan melakukan kesalahan dalam praktiknya.

“Nah ini sebetulnya memang tidak boleh karena dokter internship ini adalah dokter muda yang dalam tanda petik dia masih butuh bimbingan atas pelaksanaan praktik-praktik kedokterannya sehingga tentunya tapa arahan bimbingan khawatir ini ada kesalahan dalam pemberian penanganan kepada pasien di UGD,” tuturnya.

Sebelumnya, kabar duka menyelimuti dunia kedokteran tanah air. Seorang dokter muda, Myta Aprilia Azmy, meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) setelah sempat menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang. Kematiannya diduga kuat berkaitan dengan beban kerja yang ekstrem dan malapraktik administratif.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri), Achmad Junaidi, mengungkapkan bahwa sebelum kritis, Myta tengah menjalani program internship (magang) di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Jambi.

0 Komentar