Iran Bantah Keterlibatan Militernya di Insiden Kapal Korea Selatan di Selat Hormuz

 Peta baru Selat Hormuz yang dirilis IRGC, Senin (4/5/2026). - (Tangkapan layar X)
 Peta baru Selat Hormuz yang dirilis IRGC, Senin (4/5/2026). - (Tangkapan layar X)
0 Komentar

KEDUTAAN Besar Iran di Seoul membantah keterlibatan militer negaranya dalam insiden yang merusak kapal Korea Selatan (Korsel) di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan pada Kamis (7/5), Kedubes Iran mengatakan pihaknya “menolak dan menyangkal secara tegas” seluruh tuduhan mengenai keterlibatan angkatan bersenjata Republik Islam Iran dalam insiden tersebut.

Disebutkan, sejak dimulainya “tindakan agresif” Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu, Teheran telah menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan “bagian integral dari geografi pertahanannya” dalam menghadapi para penyerang dan pendukung mereka.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Menurut Kedubes Iran, kondisi keamanan di jalur perairan strategis itu terdampak oleh meningkatnya ketegangan yang disebabkan “pasukan musuh dan sekutu mereka.”

Pelayaran yang aman melalui selat tersebut, menurut pernyataan itu, memerlukan “kepatuhan penuh terhadap regulasi yang berlaku” serta koordinasi dengan otoritas Iran.

Iran juga kembali menegaskan komitmennya untuk menjamin keselamatan dan keamanan navigasi maritim di kawasan sesuai hukum dan regulasi internasional.

Pada Selasa, kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan bahwa kebakaran akibat ledakan di kapal curah berbendera Panama, HMM Namu, di Selat Hormuz berhasil dipadamkan tanpa adanya korban.

Insiden itu terjadi pada Senin malam saat kapal berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab.

Seluruh 24 awak kapal, termasuk enam warga Korsel dan 18 warga negara asing, dipastikan selamat.

Kementerian Luar Negeri Korsel mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.40 waktu setempat pada Senin.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Ketegangan kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang dibalas Iran dengan serangan terhadap aset AS dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis tersebut.

0 Komentar