2 Korban Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KRL Commuter Line-KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Tabrakan KRL Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Media Sosial)
Tabrakan KRL Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Media Sosial)
0 Komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan sampai saat ini terdapat 2 korban jiwa atas akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

“Untuk korban kami berupaya secepatnya melakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat. Tercatat di rumah sakit ada dua korban yang meninggal dunia,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, Senin (27/4).

Sementara itu, jumlah korban luka masih menunggu konfirmasi dari KAI. Namun KAI pastikan setiap korban mendapatkan penanganan yang tepat

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Ia juga mengatakan untuk kronologi kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL menunggu penyelidikan dari KNKT.

“Kronologis juga kamu sedang mengumpulkan bukti. Tetapi kejadian sekitar pukul 20.40 WIB,” ujar dia.

Berdasarkan video di sosial media KA Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong KRL khusus wanita hingga masuk ke dalam.

“Kami upayakan melakukan evakuasi yang dibantu oleh Kepolisian, PMI, TNI, Basarnas, Pemadam Kebakaran, dan tenaga kesehatan lainnya,” pungkasnya.

0 Komentar